Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing & Tips Mengolahnya

paket aqiqah cikarang

Salah satu sumber protein hewani yang dikatakan mudah untuk ditemukan di Indonesia adalah daging kambing. Dimana daging kambing ini sering dibuat menjadi sate, gulai, tongseng, rica-rica dan masih banyak menu lainnya. Daging kambing sendiri mempunyai kandungan gizi baik untuk tubuh. Mulai dari kalori, protein, lemak, kalsium, dan masih banyak lainnya. Saat diolah dengan tepat, daging kambing akan memberikan manfaat yang baik untuk tubuh.

Berikut beberapa manfaat mengonsumsi daging kambing untuk tubuh.

  1. Mencegah Anemia

Mengonsumsi daging kambing bisa di klaim mencegah terjadinya gejala defisiensi besi dan anemia megaloblastic. Ini dikarenakan kandungan gizi yang ada di dalam daging kambing kaya vitamin B12, folat, dan zat besi. Yang mana nutrisi ini bisa membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Dimana nantinya sel darah merah mengangkut oksigen dan nutrisi penting. Kemudian mengedarkan ke seluruh tubuh supaya bisa melakukan fungsinya secara optimal.

  1. Kesehatan Tulang Terjaga

Seperti yang sudah diketahui bahwa daging kambing juga kaya mineral seperti kalsium, fosfor dan kalium. Dari penelitian yang diterbitkan pada Nutrition Journal, fosfor dan kalsium merupakan mineral yang membantu dalam menjaga kepadatan tulang supaya kuat. Selain itu mineral ini pun akan membantu penyusunan dalam membentuk tulang. Di kutip dari jurnal Osteoporosis International, daging kambing pun juga kaya kalium yang juga memiliki manfaat baik untuk tulang. Kalium membantu dalam menetralkan asam yang ada di dalam tubuh. Dengan mengurangi resiko berkurangnya kadar kalsium dalam tulang. Jadi kepadatan tulang nantinya akan tetap terjaga.

  1. Meningkatkan Massa Otot

Daging kambing pun juga kaya protein lengkap dengan 8 jenis asam amino. Dari riset Journal of the International Society of Sports Nutriton. Protein dan asam amino ini mampu meningkatkan massa otot tubuh. Selain itu nutrisi dari Nutrients pun memaparkan jika daging kambing mempunyai kemampuan lebih baik dalam meningkatkan pembentukan protein menjadi otot dibandingkan dengan protein nabati.

  1. Jantung Menjadi Terjaga

Kandungan kalium yang terdapat dalam daging kambing pun bisa membantu mempermudah kinerja jantung ketika memompa darah. Dengan begitu, ritme detak jantung pun akan tetap menjadi normal. Selain itu, kalium pun akan membantu menstabilkan tekanan darah karena membantu membuang kadar natrium berlebih pada tubuh lewat air kencing. Mineral atau natrium yang terdapat pada garam adalah salah satu pemicu hipertensi.

  1. Mengurangi Depresi

Memakan olahan daging kambing tidak hanya bisa memberikan efek baik untuk tubuh saja. Namun juga baik untuk kesehatan mental. Kandungan vitamin B12 dan folat yang ada di dalam kambing bisa mengurangi resiko depresi. Dilansir dari riset terbitan Indian Journal of Psychological Medicine. Kandungan vitamin B12 dan folat ini akan membantu pembentukan serotonin dan norepinefrin dalam menjaga mood supaya tetap stabil. Namun harus dipahami bahwa fungsi kestabilan mood dan mencegah risiko depresi hanya spesifisik pada dua vitamin tersebut. Bukan dari segi daging kambingnya.

  1. Membantu Program Diet

Dengan mengonsumsi daging kambing bisa membantu mengurangi asupan kalori harian ketika diet defisit kalori. Kalori yang ada di dalam daging kambing lebih rendah jika dibandingkan dengan daging sapi atau ayam. Yakni 268 kkal dan 120 kkal dalam 100 gram. Tidak hanya itu saja, daging kambing juga membantu dalam mengurangi rasa lapar. Ini dikarenakan protein mampu mengurangi kadar hormon yang menjadi pemicu rasa lapar atau hormon ghreline. Protein yang terdapat dalam daging kambing juga akan meningkatkan kadar hormon peptide YY atau hormon pemicu rasa kenyang.

  1. Mengurangi Risiko Kanker

Selain itu dengan mengonsumsi daging kambing akan membantu mencegah terjadinya penyakit kanker. Kandungan selenium yang terdapat dalam 100gram daging kambing mampu memenuhi sekitar 36.6% kebutuhan harian. Selenium tidak hanya berfungsi sebagai antioksidan, tetapi juga melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas penyebab kanker.

Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Enak

Tentunya sudah diketahui bersama bahwa daging kambing mempunyai bau prengus yang cukup menyengat. Selain itu dagingnya sendiri pun alot, jadi harus benar-benar tepat dalam mengolahnya. Jika salah olah, bukan hanya rasa yang kurang nikmat. Tetapi dari segi khasiat pun juga akan berkurang. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat daging kambing menjadi empuk dan tidak bau prengus.

  1. Jangan Dicuci

Jika daging dari hewan lain harus dicuci untuk membuat lebih bersih sebelum diolah. Lain hal untuk daging kambing, jika daging kambing dicuci malah akan membuat semakin bau dan alot. Bahkan di beberapa keadaan malah akan membuat daging menjadi lebih cepat membusuk. Anda hanya perlu merebus daging kambing dengan air mendidih dan membuang sisa air kotoran. Apabila tidak ingin mengolah, bisa disimpan ke dalam kulkas supaya lebih awet.

  1. Membuang Lemak Sebelum Diolah

Cara lain yang terbukti efektif untuk menghilangkan bau prengus adalah dengan membuang lemak pada daging kambing. Apabila merasa kesulitan untuk memotong lemak pada daging kambing, maka bisa dibekukan sebentar ke dalam freezer. Daging yang tidak mempunyai lemak akan membuat lebih mudah untuk dikunyah.

  1. Rebus Menggunakan Rempah

Anda juga bisa menggunakan rempah-rempah untuk membuat daging kambing tidak bau. Rempah mempunyai aroma serta rasa khas dan memiliki peran menghilangkan arpma prengus dari daging kambing. Untuk rempah yang digunakan bisa jahe. Parut jahe dan diamkan sebentar sebelum dimasak. Selain itu juga bisa dengan merebus daging kambing menggunakan bumbu aromatik. Misalnya daun jeruk, serai, kayu manis atau cengkeh.

  1. Menabur Garam

Apabila daging kambing sudah terlanjur dicuci, ada baiknya untuk menaburkan garam pada permukaan daging. Ini digunakan untuk menetralisir aroma tidak sedap yang dikeluarkan dari daging kambing. Setelah daging kambing dilumuri garam, diamkan selama sekitar 60 menit. Setelahnya bersihkan garam menggunakan air dan bisa diolah menjadi berbagai menu makanan sesuai selera.

  1. Gunakan Parutan Nanas

Sudah sejak lama nanas digunakan untuk membuat daging alot menjadi empuk. Nah Anda juga bisa memanfaatkan nanas untuk membuat daging kambing menjadi empuk. Nanas yang masih muda diparut dan dilumurkan pada daging dan diamkan beberapa waktu. Buah nanas tidak hanya bisa membuat daging menjadi empuk saja. Tetapi juga membuat daging kambing menjadi tidak bau. Dengan begitu ketika diolah akan mendatangkan rasa lebih juicy dan nikmat.

  1. Mencampurkan Cuka saat Merebus Daging

Penggunaan cuka pun cukup efektif untuk menyamarkan aroma dan membuat daging kambing menjadi empuk. Saat merebus daging kambing, Anda bisa mencampurkan dengan cuka. Untuk aturannya adalah 1 kg daging kambing dimasukkan 50 gram cuka. Biarkan mendidih kurang lebih 30 menit, kemudian tiriskan lalu buang airnya.

  1. Marinasi

Terakhir ada cara lain yang membuat daging kambing tidak bau prengus. Yakni dengan marinasi potongan daging kambing yang akan dimasak. Bisa menggunakan bumbu seperti daun jeruk, bawang putih, dan ketumbar. Daging kambing direndam dalam racikan bumbu ini dan didiamkan beberapa saat. Setelahnya bisa di bakar untuk menjadi sate.